Kesan Pertamaku dengan Si Kecil Asus Zenpower yang Begitu Menggoda

Tanggal 11 Juni 2015, pada suatu siang yang panas, waktu tidur siang saya terpaksa harus saya akhiri. Seorang mas-mas dari JNE datang ke rumah dengan membawa sebuah paket yang terbungkus kayu. Saya merasa senang namun bercampur sedikit bingung. Soalnya, dalam seminggu terakhir, saya tidak pernah melakukan pemesanan barang melalui online. Setelah saya pastikan nama penerima dan alamatnya, penerima dan alamat ternyata cocok, ini memang barang untuk saya.

Setelah saya meneliti dengan seksama, ternyata paket ini dikirim langsung oleh Asus Indonesia. Paket yang dikirim terbungkus kayu, terlihat kokoh dan aman dari goncangan. Setelah bungkus kayu dibuka, di dalamnya terdapat sebuah bungkus plastik dan pelindung tambahan. Semuanya tersegel dengan rapih. Setelah saya buka, ternyata isinya adalah Asus ZenPower 10050 mAh, sebuah powerbank berukuran kartu kredit buatan Asus.

Desain Kemasan

Asus ZenPower dibungkus dengan box sederhana berukuran 9,3 x 7,8 x 2,6 cm. Warna box bervariasi sesuai dengan warna power bank yang ada di dalamnya. Untuk yang saya terima, warnanya adalah sheer gold. Di bagian depan box tertera logo Asus (di pojok kiri atas) dan foto potongan power bank (di sebelah kanan). Di bawah foto tertera keterangan ukuran dan kapasitas powerbank.

*) Foto yang ditampilkan adalah foto asli yang saya ambil sendiri berdasarkan kondisi yang sebenarnya.

Sedangkan di bagian belakang box, tertempel sebuah kartu jaminan yang berisi beberapa poin tentang hak dan ketentuan dalam melakukan klaim garansi, apabila barang megalami kerusakan di kemudan hari. Di balik kartu jaminan, tertera spesifikasi lengkap mengenai Asus ZenPower.

Desain Powerbank dan Kelengkapan

Untuk bagian dalam, Asus ZenPower di lengkapi dengan satu buah power bank, kabel data dan satu buah buku panduan. Pada saat pertama kali dibuka, ZenPower masih terbungkus rapih dengan plastik.

*) Foto yang ditampilkan adalah foto asli yang saya ambil sendiri berdasarkan kondisi yang sebenarnya.

ZenPower memiliki dimensi muka seukuran kartu kredit berukuran 9,1 x 6,1 x 2,2 cm, berat 215 gram, dan dibalut dengan casing berbahan logam dengan warna yang bervariasi. Desain yang ditawarkan juga cukup simpel. Di salah satu bagian ujungnya terdapat satu buah connector untuk USB, mini-USB, lampu indikator, dan tombol power.

*) Foto yang ditampilkan adalah foto asli yang saya ambil sendiri berdasarkan kondisi yang sebenarnya.

Sedangkan untuk kabel datanya, Asus menyediakan kabel data sepanjang 18 cm dengan desain kabel pipih. Dengan desain kabel seperti itu, kabel menjadi lebih kokoh dan tidak mudah putus.

Dengan ukurannya yang kecil dan desain yang simpel, power bank ini mudah untuk dibawa kemana-mana. Powerbank ini juga bisa dimasukan ke saku celana ketika melakukan pengisian baterai.

Spesifikasi Powerbank

ASUS ZenPower menggunakan sel baterai premium buatan produsen asal Jepang berkapasitas 10.050mAh. Berbeda dengan produk-produk powerbank yang saat ini marak beredar, Asus menawarkan sebuah powerbank dengan kualitas premium yang terjamin kualitasnya. Asus memastikan bahwa ZenPower mempunyai kapasitas yang cukup tinggi untuk mengisi berbagai macam gadget dan smartphone lebih dari 3x. Asus juga memastikan bahwa kualitas Zenpower memiliki masa pakai yang jauh lebih panjang dari powerbank standar.

Dalam melakukan pengisian powerbank, Asus ZenPower membutuhkan waktu pengisian selama sekitar 5,5 – 6 jam hingga penuh dengan kondisi listrik standar 5V/2,0A. Sedangkan dalam melakukan pengisian terhadap smartphone dan gadget, Asus ZenPower menyediakan output 5V/2,4A sehingga mampu mengisi perangkat dengan lebih cepat.

Dengan kapasitas powerbank sebesar 10050 mAh, Asus ZenPower mampu melakukan pengisian beberapa perangkat Asus yang lain sebagai berikut:

Zenfone 5 : mampu mengisi penuh smartphone ini hingga lebih dari 3x.

Zenfone 6 : mampu mengisi penuh smartphone ini hingga lebih dari 2x.

Zenfone 2 : mampu mengisi penuh smartphone ini hingga lebih dari 2x.

Nexus 7     : mampu mengisi penuh smartphone ini hingga lebih dari 1x.

Saya merasa senang sekaligus bersyukur. Selain bagus, power bank ini memang benar-benar saya butuhkan karena kebetulan, istri saya juga memakai smartphone buatan Asus, Asus Zenfone 5. Dari dulu, saya memang sudah mempercayakan Asus untuk beberapa produk elektronik seperti laptop, smartphone, portable harddisk, dan yang terakhir adalah power bank ini.

Asus Zenpower 10050 mAh sudah mulai dipasarkan di toko online dengan harga Rp. 349.000 – Lazada.

Terima kasih kepada Asus karena sudah memberikan saya kesempatan untuk menjadi orang pertama yang bisa mencicipi kehebatan ZenPower ini. Untuk review produknya, saya akan buat dalam beberapa hari ke depan setelah saya melakukan uji pengisian. Ditunggu kiriman produk Asus selanjutnya, hehe…. 😀

6 Smartphone Xiaomi yang Dirilis Tahun 2015

Kesuksesan Xiaomi pada tahun 2014 dengan angka penjualan global mencapai 61 juta unit dan menembus lima besar produsen smartphone dunia, tidak lantas membuat Xiaomi berpuas diri. Bahkan untuk tahun 2015 Xiaomi memiliki target lebih ambisius, yaitu mencoba untuk merusak dominasi Apple iphone di beberapa negara. Beberapa smartphone level entri, hingga kelas flagship telah disiapkan oleh Xiaomi.

Logo Xiaomi. Logo telah dimanipulasi di atas permukaan kayu. (antyweb.pl).

Logo Xiaomi. Logo telah dimanipulasi di atas permukaan kayu. (merupakan creative design yang dipublikasikan pertama kali pada laoyaoba.com, 21 Februari 2013).

Pada tahun 2015 ini, setidaknya ada tujuh smartphone yang telah/akan menghiasi pasaran smartphone di seluruh dunia, yaitu Redmi 2, Mi Note, Mi Note Pro, Redmi 2A, Redmi Note 2 dan Xiaomi Mi5. Tiga di antaranya sudah dirilis pada awal tahun ini. Berikut ini akan saya sebutkan dan jelaskan satu per satu kelima smartphone tersebut secara lebih detail.

Xiaomi Redmi 2

Melanjutkan kesuksesan smartphone kelas entri pada smartphone terdahulu, Redmi 1 dan Redmi 1s, kini Xiaomi ingin melanjutkan kesuksesan dengan mengeluarkan Xiaomi Redmi 2. Redmi 2 memiliki koneksi dual SIM yang keduanya sudah didukung dengan jaringan 4G.

Redmi 2. (www.mi.com)

Redmi 2. (Gambar telah dimodifikasi. Pertama kali dipublikasikan pada mi.com pada tanggal 15 Januari 2015)

Smatphone ini dibalut dengan casing berbahan plastik dengan berbagai pilihan warna. Di sisi layar, Redmi 2 menggunakan layar IPS berukuran 4,7 inchi dengan resolusi 1280 x 720 dengan kerapatan 312 PPI. Layar pada smartphone ini telah dilindungi oleh anti gores AGC Dragontrail. Meskipun tipis, lapisan ini mampu melindungi layar dari goresan secara efektif.

Untuk performa, Redmi 2 dipersenjatai dengan prosesor 64 bit Qualcomm Snapdragon 410 quad-core 1,2 GHz, GPU Andreno 306 dan RAM 1 GB. Redmi 2 didukung dengan ruang penyimpanan internal sebesar 8 GB yang bisa ditambah dengan SD Card hingga 32 GB. Performa perangkat keras tersebut akan semakin optimal jika dijalankan dengan desain antarmuka MIUI 6 yang berbasis Android v4.4.4 Kitkat.

Untuk kamera, Redmi 2 dilengkapi dengan kamera 8 MP di bagian belakang dan 2 MP di bagian depan. Kamera ini juga mampu merekam video berukuran 720p. Kamera ini juga dipersenjatai dengan teknologi BSI (backside Illuminati) yang mampu meningkatkan kualitas gambar pada kondisi rendah cahaya.

Smartphone ini sebenarnya resmi dirilis di China pada bulan Januari 2015. Namun untuk Indonesia, Redmi 2 baru bisa dijual secara masal pada tanggal 8 April 2015 oleh Lazada, satu-satunya pemegang hak distribusi resmi Xiaomi di Indonesia. Xiaomi memang hanya menggunakan metode online dalam menjual setiap produknya. Di Lazada, biasanya produk ini dijual dengan metode flash sale atau hanya dijual pada saat waktu-waktu tertentu. Tidak heran jika saat promo penjualan mulai dibuka, beberapa puluh ribu unit Xiaomi langsung ludes dalam waktu hanya beberapa jam.

Redmi 2 dijual dengan harga Rp. 1.599.000,-. Jika anda ingin membeli smartphone ini, anda harus menunggu program flash sale Lazada yang akan dibuka kembali pada tanggal 23 April 2015.

Xiaomi Mi Note

Tantangan Xiaomi kepada Apple dan Samsung nampaknya tidak main-main. Pada bulan Januari 2015 lalu, Xiaomi telah merilis dua buah smartphone di kelas phablet, yang salah satunya dinamakan sebagai Xiaomi Mi Note.

Xiaomi Note

Xiaomi Note (Sumber tidak diketahui. Gambar ini telah dipublikasikan berulang kali oleh berbagai situs sejak 15 Januari 2015)

Untuk produk Xiaomi yang satu ini, awalnya saya sempat bingung dengan produk Xiaomi lain yang telah dirilis lebih dulu karena memiliki nama yang sama: Redmi Note. Namun setelah saya teliti lebih lanjut, ternyata kedua jenis smartphone itu memang dikelompokkan ke dalam seri yang berbeda dan segmen yang berbeda pula.

Mi Note merupakan sebuah smartphone yang termasuk ke dalam seri Mi phablet. Berdasarkan spesifikasi perangkat keras yang tertanam di dalamnya, Mi Note memang sengaja dibuat untuk kalangan menengah ke atas. Sedangkan Redmi Note merupakan salah satu smartphone yang tergabung ke dalam seri Redmi, yang sudah sangat familiar di kalangan masyarakat sebagai smartphone untuk segmen menengah ke bawah.

Desain bagian luar Mi Note dibalut dengan material berbahan logam di bagian tepi dan bahan gelas di bagian belakang. Mi Note mempunyai dimensi bodi 155.1 x 77.6 x 7 mm dengan layar berukuran diagonal 5,7 inci dan resolusi 1080 x 1920 pixels atau setara dengan 386 PPI.

Mi Note dilengkapi dengan prosesor Qualcomm MSM8974AC Snapdragon 801 Quad-core 2.5 GHz Krait 400, GPU Andreno 330 dan RAM 3 GB. Untuk slot penyimpanan, Xiaomi memberikan dua pilihan yaitu 16 GB dan 64 GB, namun tidak ada pilihan ekspansi dengan memory eksternal. Mi Note dijalankan dengan desain antarmuka MIUI 6 yang berbasis Android v4.4.4 Kitkat (gsmarena/Mi Note Spesifikasi).

Pada tanggal 20 Maret 2015 muncul sebuah rumor bahwa Mi Note ini telah didaftarkan ke sertifikasi dari Ditjen IT yang menandakan bahwa smartphone ini kemungkinan akan masuk ke Indonesia. Hal ini juga didukung dengan pernyataan Hugo Barra, Wakil Presiden Xiaomi untuk urusan Internasional. Hugo menyatakan bahwa Mi Note kemungkinan memang akan hadir di Indonesia, namun Hugo belum bisa memastikan kapan tanggal peluncuran Mi Note secara resmi di Indonesia (Okezone).

Xiaomi Mi Note Pro

Xiaomi Mi Note Pro merupakan saudara kembar dari Mi Note yang memang sengaja dirilis dalam waktu yang bersamaan. Desain bagian luarnya pun sama. Yang membedakan adalah perangkat keras yang tertaman di dalamnya.

Mi Note mempunyai dimensi bodi 155.1 x 77.6 x 7 mm dengan layar berukuran diagonal 5,7 inci dan resolusi 1440 x 2560 pixels atau setara dengan 515 PPI.

Mi Note Pro. Memiliki penampilan luar yang hampir sama dengan Mi Note.

Mi Note Pro. Memiliki penampilan luar yang hampir sama dengan Mi Note. (Sumber tidak diketahui. Gambar ini telah dipublikasikan berulang kali oleh berbagai situs sejak 15 Januari 2015)

Mi Note Pro dibekali dengan perangkat keras yang lebih tangguh dari Mi Note. Mi Note Pro menggunakan prosesor Qualcomm MSM8994 Snapdragon 810 Quad-core 1.5 GHz Cortex-A53 dan Quad-core 2 GHz, GPU Andreno 430 dan RAM 4 GB. Mi Note Pro menyiapkan slot penyimpanan 64 GM, namun tidak ada slot untuk memory eksternal (gsmarena.com/Mi Note Pro spesifikasi).

Mi Note dijalankan dengan desain antarmuka MIUI 6 yang berbasis Android v5.0.1 Lollipop.

Sama halnya seperti saudara kembarnya, Mi Note Pro telah dikonfirmasi akan masuk ke Indonesia, walaupun kepastian tanggalnya belum ditentukan. Yang pasti, Mi Note Pro akan hadir bersamaan dengan saudara kembarnya, Mi Note.

Xiaomi Redmi 2A

Setelah Redmi 2 resmi dirilis pada Januari 2015, varian lain dari Redmi 2 kembali dirilis pada bulan Maret 2015. Smartphone ini diberi nama Redmi 2A. Redmi 2S memang desain bagian luar yang sama dengan Redmi 2, namun memiliki perbedaan yang sangat mencolok di bagian perangkat keras.

Xiaomi Redmi 2A

Xiaomi Redmi 2A (Gambar telah dimodifikasi. Pertama kali dipublikasikan pada mi.com pada tanggal 15 Januari 2015)

Redmi 2 dipersenjatai dengan prosesor Leadcore L1860C Quad-core 1,5 GHz, GPU Mali-T628 MP2 dan RAM 1 GB. Redmi 2 didukung dengan ruang penyimpanan internal sebesar 8 GB yang bisa ditambah dengan SD Card. Redmi 2A dijalankan dengan desain antarmuka MIUI 6 yang berbasis Android v5.0.1 Lollipop (gsmarena.com/Redmi 2A spesifikasi).

Meskipun sudah dirilis secara resmi pada bulan Maret 2015 kemaren, namun belum ada konfirmasi apakah smartphone ini akan dipasarkan juga di Indonesia. Redmi 2A versi internasional telah dipasarkan di India dengan bandrol seharga US$97 atau sekitar Rp. 1.300.000,- (gsmarena.com/Redmi 2A harga).

Xiaomi Redmi Note 2

Sukses dengan penjualan smartphone Redmi Note, kini Xiaomi dirumorkan akan kembali meluncurkan smartphone penerusnya yang bernama Redmi Note 2. Kehadiran Redmi Note 2 memang belum secara resmi dirilis oleh Xiaomi. Namun kabar kehadiran smartphone ini memang sudah banyak diperbincangkan di situs-situs terkenal.

Sama seperti pendahulunya, desain bagian luar Redmi Note 2 dibalut dengan material berbahan plastik. Redmi Note 2 mempunyai dimensi bodi 154 x 78.7 x 9.5 mm dengan layar berukuran diagonal 5,5 inci dan resolusi 720 x 1280 pixels atau setara dengan 267 PPI (gsmarena.com). Namun menurut informasi yang saya dapatkan dari situs lain, Redmi Note 2 memiliki resolusi 1080 x 1920 pixels atau setara dengan 401 PPI (phonearena.com).

Berdasarkan rumor yang saya rangkum dari berbagai sumber, Redmi Note 2 dipersenjatai dengan tiga kemungkinan prosesor yang berbeda, yaitu Snapdragon 410 Quad-core 1,2 GHz, RAM 2 GB dan memori internal sebesar 8 GB (gsmarena.com/Redmi Note 2 Spesifikasi). Namun dari sumber lain, Redmi Note 2 menggunakan prosesor Snapdragon 615 Octa-core (1,7 GHz + 1,0 GHz)/MediaTek MT6752 Octa-core 1,7GHz, RAM 2 GB dan memori internal sebesar 16 GB (phonearena.com/Redmi Note 2 Spesifikasi).

Rumor seputar rencana perilisan Redmi Note 2 memang belum dikonfirmasi secara langsung oleh Xiaomi. Namun melihat hasil penjualan Redmi Note pendahulunya, sepertinya kehadiran Redmi Note 2 memang layak untuk dinantikan.

Xiaomi Mi5

Satu lagi smartphone flagship yang akan dijadikan andalan oleh Xiaomi. Xiaomi Mi5 merupakan penerus untuk jajaran smartphone flagship di seri Mi. Sempat dikabarkan akan dirilis pada bulan Januari 2015, kehadiran Mi5 akhirnya mengalami penundaan. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Mi5 akan dirilis pada kuarter empat (Q4) tahun 2015 (gizmochina.com).

Foto Xiaomi Mi5 (Pertama kali dipublikasikan pada web en.miui.com, 18 Agustus 2014.)

Foto Xiaomi Mi5 (Pertama kali dipublikasikan pada web en.miui.com, 18 Agustus 2014)

Berdasarkan foto yang sempat terkuak, Mi5 memiliki desain dengan ukuran bezel yang sangat tipis. Mi5 memiliki layar berukuran diagonal 5,5 inci dan resolusi 1440 x 2560 pixels atau setara dengan 534 PPI.

Berdasarkan informasi dari Gsmarena, Mi5 dipersenjatai dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 805 Quad-core 2,7 GHz Krait 450, GPU Adreno 420 dan RAM 3 GB. Mi5 didukung dengan ruang penyimpanan internal sebesar 32 GB tanpa didukung dengan slot SD Card. Mi5 dijalankan dengan desain antarmuka MIUI 6 yang berbasis Android v5.0.1 Lollipop (gsmarena/Mi5 Spesifikasi).

Dengan melihat beberapa penundaan yang dilakukan oleh pihak Xiaomi dan dengan waktu perilisan yang masih relatif lama (Q4 2015), ada kemungkinan bahwa Xiaomi akan melakukan perbaikan dan penyesuaian pada perangkat keras dan lunak yang nanti akan dibenamkan ke dalam Mi5.

Ringkasan

Dua varian smartphone di seri Redmi yang dibuat untuk segmen pasar menengah ke bawah dan dua varian smartphone di seri Mi Phablet untuk segmen menengah ke atas, sudah berhasil dirilis oleh Xiaomi pada awal tahun 2015. Dua varian lainnya dirumorkan untuk menyusul pada waktu yang belum dikonfirmasi secara jelas oleh pihak Xiaomi.

Sejumlah smartphone Xiaomi yang sudah dirilis, kini telah siap bersaing dengan jajaran smartphone merk lain di pasaran dunia, termasuk Indonesia. Setiap orang tentu saja mempunyai selera dan pertimbangan yang berbeda dalam memutuskan untuk membeli sebuah smartphone. Namun spesifikasi yang ditawarkan Xiaomi sangat layak untuk dijadikan pertimbangan dan alternatif untuk dijadikan smartphone pilihan anda. Semogaa informasi yang saya paparkan mampu menjadi referensi anda dalam memilih smartphone. Salam!

Sumber: gsmarena, phonearena, okezone.

Zenfone 2 Dipastikan Hadir di Indonesia

Setelah diperkenalkan di CES pada bulan Januari 2015, kehadiran Zenfone 2 di Indonesia akhirnya tinggal menunggu hari. Kabar baik ini telah dikonfirmasi oleh pihak Asus Indonesia di halaman resminya. Namun, Asus tidak menyebutkan secara spesifik kapan tanggal pasti kemunculan smartphone ini di pasar Indonesia. Beberapa rumor yang beredar, Zenfone 2 akan mulai dipasarkan di Indonesia pada tanggal 24 April 2015.

Desain Zenfone 2

Desain Zenfone 2

Semenjak diperkenalkan pada CES 2015 di Las Vegas, kehadiran Zenfone 2 banyak menyita perhatian dunia, tak terkecuali kalangan pencinta gadget di Indonesia. Hal ini tidak lain disebabkan oleh spesifikasi Zenfone 2 yang sudah dibekali dengan RAM 4 GB dan berhasil dinobatkan sebagai smartphone pertama kali yang sudah menggunakan RAM sebesar itu. (Lihat spesifikasi lengkap Asus Zenfone 2).

Asus Zenfone 2 memiliki 4 (empat) varian berbeda berdasarkan kombinasi dari perangkat keras yang tertanam di dalamnya. Secara umum, Zenfone 2 memiliki 3 pilihan prosesor, yaitu Intel ® Atom Dual-core Z2560 1,6 GHz, Intel ® Atom Quad-core Z3580 2,3 GHz dan Intel ® Atom Quad-core Z3560 1,8 GHz. Untuk pilihan RAM, Zenfone 2 memiliki 2 pilihan berbeda, yaitu 2 GB dan 4 GB. Sedangkan untuk slot penyimpanan internal, Zenfone 2 memiliki 3 pilihan berbeda, yaitu 16 GB, 32 GB dan 64GB.

Varian Zenfone 2 yang kemungkinan akan diluncurkan oleh Asus. (Dirangkum dari tabloidpulsa.co.d)

Belum diketahui apakah keempat varian di atas akan masuk semua ke Indonesia. Namun dengan pilihan spesifikasi yang ada di atas, nampaknya Asus membagi-bagi lagi Zenfone 2 berdasarkan segmen pasar yang berbeda dimulai dari kelas entri, menengah hingga kelas atas. Dari sisi harga, Asus Indonesia belum menginformasikan secara langsung berapa harga yang akan dibandrol untuk beberapa varian Zenfone 2 di atas. Daripada berspekulasi, lebih baik kita menunggu beberapa hari lagi untuk mengetahui harga resmi yang dikeluarkan oleh Asus Indonesia.

Sumber : tabloidpulsa.co.id, Asus.com/id.

Fenomena Xiaomi : From Zero to Guinness World Record

Siapa yang saat ini tidak tahu Xiaomi? Sebuah merk smartphone yang mengusung spesifikasi tingkat tinggi namun tetap dengan harga bersahabat ini, kini semakin populer saja di kalangan pengguna smartphone di dunia, termasuk Indonesia. Hanya kurang dari lima tahun sejak berdiri pada tahun 2010, Xiaomi sudah menjelma sebagai 5 merk smartphone dengan penjualan terbanyak di dunia. Bahkan berita terakhir menyebutkan bahwa Xiaomi telah memecahkan sebuah rekor penjualan dan mencatatkan namanya di Guinness World Record.

Logo Xiaomi. Logo telah dimanipulasi di atas permukaan kayu. (antyweb.pl).

Logo Xiaomi. Logo telah dimanipulasi di atas permukaan kayu. (antyweb.pl).

Jika kita flash back beberapa tahun silam, sebagian orang mungkin tidak mengetahui keberadaan merk smartphone yang bernama Xiaomi. Dilihat dari namanya, orang pasti sudah akan bisa menebak bahwa smartphone ini berasal dari China. Awalnya orang mungkin akan menganggap Xiaomi sebagai smartphone yang murah dengan kualitas biasa. Anggapan tersebut memang ada benarnya, namun tidak sepenuhnya benar.

Anggapan bahwa semua hal yang berhubungan dengan China pasti berkualitas jelek adalah salah. China merupakan negara pusat perakitan berbagai macam alat elektronik merk ternama dunia. reputasi China sebagai pusat kegiatan produksi eletronik, termasuk smartphone, sudah tidak boleh dipandang sebelah mata. Merk-merk ternama seperti Samsung, Motorola dan Iphone merakit smartphone mereka di china.

Tidak mau hanya dijadikan sebagai tempat perakitan, China ternyata telah melahirkan beberapa produsen lokal yang siap bersaing di pasar smartphone secara global. Bahkan beberapa diantaranya seperti Oppo, Lenovo, ZTE dan Huawei sudah memiliki reputasi bagus di pasaran dunia. Dan belakangan, nama Xiaomi juga ikut masuk ke jajaran perusahaan China dengan reputasi mendunia, dengan waktu sekejap dan beberapa prestasi yang mencengangkan.

Sejarah Perkembangan Xiaomi

Lei Jun, Founder and CEO Xiaomi, (blog.blouinnews.com. Foto asli diambil oleh Jason Lee/Reuters, 2013).

Lei Jun, Founder and CEO Xiaomi (blog.blouinnews.com. Foto asli diambil oleh Jason Lee/Reuters, 2013).

Xiaomi didirikan di China pada bulan April 2010 oleh Lei Jun (Ex-CEO Kingsoft) beberapa pengusaha lainnya. Pada awal-awal operasional, Xiaomi memperoleh pendanaan dari beberapa investor besar seperti Temasek Holding (BUMN-nya Singapura), IDG Capital and Qiming Venture Partners (China), dan perusahaan prosesor mobile paling ternama, Qualcomm. Pada Agustus 2010, Xiaomi telah meluncurkan firmware berbasis Android yang dinamakan MIUI.

Pada Agustus 2011, Xiaomi meluncurkan smartphone pertamanya yang diberi nama Mi1 (Mi One). Tidak tanggung-tanggung, Xiaomi membenamkan prosesor Qualcomm Snapdragon dual-core 1,5 GHz ke dalam Mi One. Sebuah prosesor yang diyakini sebagai prosesor mobile tercepat pada waktu itu. Dan hebatnya lagi, spesifikasi mumpuni yang dimiliki Mi One ditawarkan ke pasar dengan harga yang sangat murah.

Hingga saat ini, Xiaomi telah berhasil meluncurkan berbagai macam jenis smartphone yang terbagi ke dalam dua seri yang berbeda, yaitu:

  • Xiaomi Mi : Mi1 (2011), Mi1S (2012), Mi2 (2012), Mi2S (2013) , Mi2A (2013), Mi3 (2013), Mi4 (2014).
  • Mi Note : Mi Note (2015), Mi Note Pro (2015), Mi Note Plus (2015).
  • Xiaomi Redmi : Redmi 1 (2013), Redmi 1S (2014), Redmi Note 4G (2014), Redmi 2 (2015).

Pada tahun 2013, Hugo Barra (Ex-Google Executive) direkrut oleh Xiaomi sebagai Vice President. Perekrutan ini menjadi petanda bahwa Xiaomi sudah mulai bersiap untuk melakukan ekspansi ke luar negeri. Ekspansi yang pertama kali dilakukan adalah melakukan penjualan di negara sekitar seperti Hongkong dan Taiwan.

Hugo Barra, Xiaomi Vice President of International. (digit.in)

Hugo Barra, Xiaomi Vice President of International. (digit.in)

Pada awal tahun 2014, Xiaomi membuka kantor resmi di Singapura. Pendirian kantor ini menjadi petanda bahwa Xiaomi sudah mulai melirik pasaran di Asia Tenggara. Keputusan Xiaomi untuk membuka kantor di Singapura akhirnya berbuah manis. Smartphone buatan mereka laris manis di negara tersebut. Kemudian Xiaomi melanjutkan ekspansinya ke Malaysia, Filipina, India dan hingga akhirnya sampai juga ke Indonesia pada bulan Agustus 2014.

Pada tahun 2015, Xiaomi berencana untuk menancapkan kukunya lebih dalam di India, dengan target yang tidak main-main: mengalahkan dominasi Apple dan Samsung. Setelah itu, Xiaomi sudah mulai melirik ke pasaran Brazil, Rusia, Amerika dan Eropa (Kristijan Lucic/androidheadline).

Peningkatan Angka Penjualan yang Begitu Signifikan

Xiaomi Mi1 menawarkan sebuah paket smartphone dengan spesifikasi tinggi dan harga yang sangat murah. Dengan dua komposisi tersebut, kehadiran smartphone ini berhasil menyedot perhatian banyak orang di China. Pada awal peluncurannya, smartphone ini berhasil menerima 300.000 pre-order dalam waktu hanya 34 jam.

Pada tahun-tahun berikutnya, Xiaomi telah berhasil menciptakan beberapa smartphone penerus yang masih dengan filosofi yang sama, yaitu mengusung smartphone dengan spesifikasi tinggi, namun dengan harga yang tetap terjangkau.

Angka penjualan pun meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2012, Xiaomi telah berhasil menjual sebanyak 7,2 juta unit smartphone. Pada tahun ini, Xiaomi sudah mulai menyita perhatian dunia. Pada tahun 2013, para pengguna smartphone dari berbagai penjuru dunia sudah mulai melirik smartphone besutan Xiami tersebut. Meskipun belum secara resmi meluncurkan versi internasional, namun Xiaomi sudah banyak dipesan oleh pecinta smartphone dari penjuru dunia. Angka penjualan pun berhasil meningkat secara signifikan. Sebanyak 18,7 juta unit smartphone telah berhasil dikapalkan ke seluruh penjuru dunia.

Angka penjualan smartphone skala global. Xiaomi mulai masuk ke jajaran 5 besar (marking hijau) smartphone dengan penjulan terbaik sejak kuartal kedua tahun 2014. (diambil dari berbagai sumber).

Angka penjualan smartphone skala global. Xiaomi mulai masuk ke jajaran 5 besar (marking hijau) smartphone dengan penjulan terbaik sejak kuartal kedua tahun 2014. (data diambil dari berbagai sumber).

Mimpi besar Xiaomi untuk menjadi pemain besar smartphone secara global nampaknya hampir terwujud. Pada tahun 2014, penjualan smartphone ini jauh melejit meninggalkan catatan penjualan di tahun-tahun sebelumnya. Hugo Barra mengklaim bahwa pada tahun 2014 Xiaomi berhasil melakukan penjualan sebanyak 61 juta unit smartphone.

Angka yang diperoleh pada tahun 2014 tersebut berhasil menempatkan Xiaomi ke dalam 5 besar jajaran produsen smartphone terbesar di dunia. Xiaomi memperoleh angka penjualan global sebanyak 4.9% dan hanya kalah dari produsen smartphone besar lainnya seperti Samsung, Apple, Huawei dan Lenovo. Meskipun hanya berada di peringkat 5, namun Xiaomi layak berbangga diri karena telah berhasil mengalahkan pemain-pemain lama seperti Sony dan LG.

Mencatatkan Nama Xiaomi di Guinness World Record

Nama Xiaomi ternyata tidak hanya menggegerkan dunia dengan prestasi penjualannya yang melejit begitu cepat. Pada 9 April 2015, Guiness World of Record telah mengumumkan bahwa Xiaomi telah memecahkan rekor penjualan smartphone.

Jajaran Direksi Xiaomi sedang menunjukkan piagam dari Guinness World Record. (gizchina.com.

Jajaran Direksi Xiaomi sedang menunjukkan piagam dari Guinness World Record. (gizchina.com).

Guinness World Record telah mengkonfirmasi bahwa Xiaomi telah berhasil melakukan penjualan sebanyak 2,1 juta unit smartphone (2.112.010 unit) hanya dalam waktu 24 jam dan hanya dilakukan dengan metode penjualan online. Luar biasa! Sebuah awal yang sangat baik untuk Xiaomi di awal tahun 2015.

Catatan penjualan smartphone 2,1 juta unit dalam waktu 24 jam ini hakekatnya masih kalah dengan catatan yang diukir oleh Apple, yaitu 4 juta unit dalam jangka waktu yang sama. Namun, Guinness mencatatkan nama Xiaomi sebagai pemegang rekor hanya untuk satu metode penjualan, yaitu dengan penjualan online. Sedangkan angka 4 juta yang berhasil dicapai oleh Apple merupakan hasil penjualan yang dilakukan dengan dua metode, yaitu metode online dan metode fisik melalui toko-toko retail. (Jason Hall/Digital Trend).

Target Xiaomi di 2015

Apakah pencapaian rekor di awal tahun 2015 ini akan menjadi petanda bagi Xiaomi untuk kembali menembus lima besar produsen smartphone dengan angka penjualan tertinggi? CEO Xiaomi, Lei Jun menyatakan bahwa tahun ini, Xiaomi merasa siap untuk menjadi penantang serius untuk Apple Iphone dalam hal angka penjualan.

Apakah tantangan Lei Jun akan menjadi kenyataan atau hanya sebagai gertakan sambal semata? Mengingat angka penjualan Apple pada tahun 2014 (15,78% global) memiliki jumlah 3 kali lebih besar dari angka penjualan Xiaomi di tahun yang sama (hanya 4,91% global). Pepatah lama mengatakan bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini.

Dengan pencapaian Xiaomi di awal tahun 2015, rasa-rasanya peluang Xiaomi untuk menjadi penantang serius akan semakin terbuka. Dan Xiaomi sepertinya tidak main-main. Jika target ekspansi ke berbagai negara seperti Asia Tenggara, Russia, Brazil, Amerika dan Eropa tidak ada kendala berarti, peningkatan angka penjualan di 2015 sepertinya bukan hal yang tidak mungkin.

Demikian ulasan mengenai Xiaomi dari saya, semoga informasi yang saya berikan bisa bermanfaat untuk siapa pun yang membacanya.

Sumber: Gizchina, Detik, Guinness World, Wikipedia, digitaltrend, Androidhadlines.

Perbedaan Antara Prosesor Komputer dan Smartphone

Siapa yang tidak tahu dengan smartphone? Ponsel pintar yang dibenamkan sistem layaknya sebuah komputer itu kini sudah familiar di telinga masyarakat Indonesia dari kalangan bawah, menengah hingga kalangan atas. Penyebaran ponsel pintar ini semakin pesat seiring dengan populernya ponsel bersistem operasi Android yang mulai diperkenalkan sekitar akhir tahun 2007.ClamCase_ClamBook

Ponsel pintar yang dulunya hanya dibekali dengan spesifikasi seadanya, kini menjelma menjadi sebuah ponsel dengan spesifikasi yang luar biasa mewah, bahkan untuk sekelas smartphone kelas bawah sekali pun. Spesifikasi ponsel-ponsel tersebut terlihat semakin mendekati spesifikasi yang dimiliki oleh komputer.

Siapa yang tidak ngiler dengan spesifikasi yang dimiliki oleh LENOVO Vibe Z2 Pro, LG G3, SONY Xperia Z2, atau OPPO Find 7? Smartphone yang saya sebutin barusan ternyata memiliki spesifikasi prosesor yang gahar, prosesor Quad-core dengan kecepatan clock mencapai 2,5 GHz dan RAM di atas 2 GB. Dengan jumlah inti dan kecepatannya, prosesor tersebut kelihatan mempunyai kemampuan yang setara, bahkan bisa melebihi kemampuan prosesor pada laptop/komputer. Benarkah?

Berdasarkan pengetahuan yang saya miliki, ternyata kemampuan prosesor gahar pada smartphone tersebut tidak lebih hebat dari Prosesor komputer Intel ® Core™ i3 dual core yang memiliki clock (GHz) yang jauh di bawahnya. Kenapa bisa begitu?

Jumlah inti dan besaran angka GHz pada prosesor ternyata bukan satu-satunya indikator dalam menentukan kemampuan sebuah prosesor. Berikut ini adalah beberapa faktor yang membedakan kedua jenis prosesor di atas.

  • TDP (Thermal Design Power) akan selalu berbanding lurus dengan performa. Smartphone mempunyai sumber energi yang kecil. Di samping itu, smartphone juga umumnya memiliki komponen yang kecil dan sensitif terhadap panas. Untuk menekan konsumsi energi dan efek panas, maka prosesor akan didesain dengan TDP rendah. Efek sampingnya, performa akan menurun seiring dengan menurunnya nilai TDP.

Memang ada beberapa pabrikan menawarkan prosesor smartphone efisiensi tinggi dengan performa tinggi, namun memiliki TDP yang lebih rendah. Namun, prosesor yang seperti ini biasanya dibekali dengan itur dan teknologi yang lebih canggih, dan tentu saja, harga yang lebih mahal.

  • Performa terbatas. Prosesor pada smartphone biasanya jarang mencapai kecepatan clock tertinggi karea menghindari overheat dan memperpanjang usia baterai. Kondisi prosesor yang panas melebihi angka toleransi berpotensi untuk mempercepat berkurangnya baterai, bahkan bisa menyebabkan kerusakan permanen karena ada beberapa komponen yang meleleh karena panas.
  • Skala program. Prosesor pada smartphone didesain dengan ukuran fisik (Fab Size) yang kecil dengan TDP (Thermal Design Power) yang kecil sehingga hanya mampu menjalankan program-program pada smartphone yang memang mempunyai skala program yang kecil. Berbeda dengan program-program yang ada pada komputer yang mempunyai skala yang lebih besar. Maka, besaran GHz pada smartphone dan komputer tidak bisa dibandingkan karena memiliki segmen dan skala kerja yang berbeda.
  • Komponen pendukung lain seperti RAM juga sangat mempengaruhi. Kompatibiliti RAM pada prosesor smartphone paling canggih hanya memiliki set instruksi 32 bit dengan bandwidth 12,5 Gb/s. Sedangkan RAM pada komputer bisa mencapai 36 bit dengan bandwidth hingga 21 Gb/s.

Demikian penjelasan saya mengenai perbedaan Prosesor pada komputer dan smartphone. Mudah-mudahan penjelasan ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca.

Sumber: Superuser, techadvisory

Menanti Asus Zanfone 2 di Indonesia

product

Asus Zenfone 2

Baru-baru ini, Asus telah unjuk gigi di atas panggung CES dengan memperkenalkan beberapa gadget terbarunya, yang salah satunya merupakan penerus dari generasi Zenfone terdahulu. Alih-alih memperkenalkan tiga penerus Zenfone dengan segmen berbeda, Asus justru lebih fokus untuk meluncurkan satu smartphone Zenfone 2, namun dengan dua varian berbeda, salah satunya merupakan smartphone dengan RAM 4 Gb pertama di dunia.

Zenfone 2 memiliki layar ukuran diagonal layar 5,5″ yang dilindungi oleh Gorilla Glass 3, dengan resolusi 1080 x 1920 pixel, dengan kerapatan 403 ppi dan kecerahan mencapai 400 nits. Smartphone ini memiliki dimensi 152.5 x 77.2 x 10.9 mm, dual SIM (dual active). Zenfone 2 memiliki pengatur suara di bagian belakang yang dilapisi oleh logam, desain khas pengatur suara ini sebelumnya hanya dipakai oleh LG. Tapi hal itu tidak menjadikan desain Asus Zenfone 2 menjadi tidak original karena Zenfone 2 menawarkan ciri khasnya dengan bodi yang seksi dan bentuk cover bagian belakang yang unik dengan tekstur garis-garis seperti goresan.

Untuk bagian dapur pacu, Zenfone 2 masih setia dengan memakai prossessor keluaran Intel. Prossesor yang dipakai untuk smartphone ini adalah Intel Atom Z3580, 64 bit quad-core dengan clock 2,4 GHz. Prossesor dengan tipe ini sudah mendukung LTE. Untuk grafik, prosessor ini dibekali oleh  PowerVR G6430 GPU yang sudah didukung oleh OpenGL 3.0. Untuk kamera, Asus Zenfone 2 dibekali dengan kamera bagian belakang beresolusi 13 MP, bukaan lensa f/2.0, dan dilengkapi dengan blitz “real-tone LED“. Zenfone 2 adalah smartphone yang cocok bagi orang yang hobi selfie karena dibekali dengan kamera depan beresolusi 5 MP dengan lensa wide (85 derajat). Dan untuk segmen kamera, Asus telah menjelaskan dengan gamblang bahwa dengan dukungan perangkat lunak Pixelmaster yang ditanamkan di dua kamera tersebut akan menjadikan kamera tersebut mampu mengambil gambar dengan kondisi cahaya sangat rendah sekali pun, yang katanya 400% lebih terang dari kamera yang lain. Untuk baterai, Zenfone 2 dibekali dengan baterai Li-Po dengan kapasitas 3.000 mAh dan dukungan teknologi pengisian cepat yang memungkinkan pengguna dapat mengisi baterai sebesar 60% hanya dalam waktu 39 menit.

Untuk perangkat lunak, Zenfone 2 masih memakai desain antar muka ZenUI, yang didukung OS terbaru Android 5.0 lolipop. Asus juga membenamkan beberapa fitur baru di dalamnya seperti cara pintas dengan memakai gesture, “kid” mode dan spesial one hand. Asus juga memberikan kebebasan untuk mengatur tema dan ikon yang diinginkan.

Asus memperkenalkan 2 versi Zenfone 2, yaitu dengan RAM 2 Gb dan Ram 4 Gb. Asus diperkirakan akan melepas smartphone ini ke pasaran sekitar bulan maret. Belum diketahui harganya secara pasti. Namun berdasarkan info yang diperoleh dari Phonearena, Smartphone Zenfone 2 versi 2 Gb akan dilepas dengan harga $199 atau sekitar Rp. 2,4 juta. Sedangkan untuk kisaran harga versi 4 Gb belum diketahui secara pasti, namun Phonearena memperkirakan Zenfone 2 versi 4 Gb akan dilepas di pasaran dengan harga sekitar $249 atau Rp. 3 jutaan.

Spesifikasi yang ditawarkan oleh Zenfone 2 begitu memikat hati. Apalagi kalau harga jual yang ditawarkan benar-benar murah seperti yang diprediksikan. Saya yakin banyak orang yang menanti-nanti kedatangannya di tanah air. Meskipun belum ada kabar apakah smartphone ini akan dipasarkan secara global, termasuk ke Indonesia. Tapi berdasarkan pendahulunya, saya yakin bahwa Zenfone 2 akan dipasarkan juga di Indonesia.

Sumber: Phonearena.com

Samsung Galaxy S6 Dirumorkan Akan Diperkenalkan di CES 2015

Bagi para fans berat Samsung dan penasaran dengan kemunculan produk flagship terbaru dari Samsung, sesaat lagi rasa penasaran kalian akan terobati karena Samsung dikabarkan akan memperkenalkan flagship terbarunya, yaitu Samsung Galaxy S6 pada CES 2015.

gsmarena_001

Tampilan dari Bodi bagian atas Samsung Galaxy S6

Meskipun Samsung biasanya memperkenalkan produk seri Galaxy S pada periode Februari – Mei, namun berdasarkan rumor yang beredar, sepertinya Samsung akan memperkenalkan produk andalan mereka lebih awal. Berdasarkan laporan dari sebuah berita online dari Korea Selatan, Cosun Blitz, yang mengutip keterangan dari Korea-Base Mirae Assets Securities (MAS), Galaxy S6 akan diperkenalkan pada tanggal 6 – 9 Januari 2015. Di sisi yang lain, pada tanggal yang sama juga akan diadakan CES di Las Vegas. Apakah ini sebuah kebetulan? Jika rumor ini benar, maka kita akan bisa melihat kehadiran smartphone yang dikabarkan merupakan smartphone berlayar lengkung pertama yang dikeluarkan oleh Samsung.

Analis dari MAS juga memprediksikan bahwa perusahaan asal Korea Selatan tersebut menargetkan total penjualan Galaxy S6 sekitar 45 Juta unit, termasuk penjualan 10 Juta unit untuk Galaxy S6 versi Edge. Kebenaran dari rumor tersebut masih dipertanyakan karena pihak Samsung sama sekali belum pernah mengkonfirmasi secara resmi mengenai kabar tersebut.

Galaxy S6 diprediksi memiliki spesifikasi yang didukung oleh prosesor Exynos Octa-Core 7420 64 bit dan GPU tipe Mali T-760, 5.5-inch QHD (1440×2560 pixels) display, RAM 3 Gb, dan 32 Gb memory internal.  Untuk kamera, Galaxy S6 diprediksi memiliki 20 MP untuk kamera belakang dan 5 MP untuk kamera depan. Belum ada informasi mengenai harga yang dipatok oleh Samsung untuk smartphone ini.

Kita lihat dan tunggu saja apakah rumor ini adalah benar. Salah satu cara membuktikannya adalah dengan mengikuti terus kabar Pameran CES 2015 digelar pada tangga 6 – 9 Januari 2015.

Sumber: GSMArena

Kiat Memilih Smartphone Android

Siapa yang tidak kenal dengan Android? Sebuah Operating system milik google yang diadopsi oleh berbagai merk vendor smartphone ini, merupakan OS paling populer, setidaknya dalam jangka waktu dua tahun terakhir. Berdasarkan kompas.com, pada survey yang dilakukan tahun 2013 oleh Gfk Asia, penjualan smartphone Android di Asia tenggara mencapai angka 41,5 juta unit. Angka ini menempati urutan paling atas penjualan smartphone jika dibandingkan dengan penjualan smartphone dengan OS lain. Di Indonesia, angka penjualan android ini mampu mencapai 60% dari total smartphone yang beredar dipasaran.

Android Logo by Nada (3rdbillion.net)

Penjualan android yang semakin berkembang pesat dari waktu ke waktu menyebabkan banyak vendor-vendor baru yang bermunculan di pasaran. Samsung, HTC, Sony, LG dan Motorola merupakan beberapa pemain besar yang mengadopsi OS berbasis Android ini. Kemudian di belakangnya muncul beberapa merek yang tidak kalah besar seperti Asus, Lenovo, Acer, Huawei, ZTE dan Oppo. Tidak ketinggalan pula merek-merek lokal seperti Mito, Advan, Cross, Imo dan beberapa merk lainnya.

Banyaknya vendor-vendor yang bermunculan menyebabkan persaingan di pasar menjadi semakin ketat. Berbagai macam produk dengan inovasi-inovasi baru begitu cepat dikeluarkan di pasaran. Pembagian segmen berdasarkan harga pun di buat untuk menarik perhatian konsumen dari berbagai kalangan.

Banyaknya smartphone Android dari berbagai vendor yang beredar di pasaran mampu memberikan begitu banyak pilihan kepada konsumen berdasarkan kebutuhan dan kemampuan. Namun di sisi lain, semakin banyaknya pilihan yang tersedia justru membuat konsumen menjadi semakin bingung. Untuk itu, konsumen harus bisa mengenali berbagai produk dengan lebih jeli agar smartphone yang dipilih dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kantong.

Macam-macan smartphone android dari berbagai merek (www.android.fi)

Berikut ini adalah beberapa kiat yang ingin saya bagikan kepada teman-teman yang ingin membeli smarphone android:

Tentukan budget yang ingin kita keluarkan untuk membeli smartphone. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah menentukan kisaran harga smartphone yang ingin kita beli. Hal ini dilakukan agar pembelian smartphone bisa disesuaikan dengan kondisi ekonomi kita.

Memilih smartphone yang sesuai dengan kebutuhan. Agar tidak salah memilih, maka kita harus lebih dulu menentukan kebutuhan yang ingin kita penuhi dari smartphone tersebut. Berikut ini adalah beberapa hal yang paling banyak dijadikan pertimbangan dalam memilih sebuah smartphone:

Merek. Bagi teman-teman yang ingin menjadikan smartphone sebagai gaya hidup, atau sekedar mengikuti trend, maka merek adalah satu hal yang paling penting untuk dipertimbangkan. Sebagian besar orang yang menjadikan smartphone sebagai gaya hidup, sering sekali tidak memperdulikan spesifikasi detail yang ada di dalamnya. Mereka hanya mementingkan popularitas (biasanya flagship dari merk-merk tertentu). Tidak sedikit orang yang berani membayar lebih mahal untuk merek tertentu, sekali pun performanya berada di bawah smartphone merek lain.

Desain body dan bahan. Pertimbangan yang kedua ini, sebenarnya memiliki orientasi yang sama seperti pertimbangan di atas, yaitu sebagai gaya hidup. Namun, pertimbangan yang kedua ini lebih kepada nilai estetika dari hape itu sendiri. Biasanya, orang yang seperti ini paling menyukai smarphone dengan desain cantik dengan dibalut oleh bahan yang premium.

Performa. Performa smartphone ditentukan oleh beberapa aspek, yaitu processor (mobileweb-tips.blogspot.com), grafik (waartech.blogspot.com) dan kapasitas RAM. Untuk processor, biasanya ditentukan oleh jumlah inti (single, dual, quad hingga octa core), besarnya clock (ditunjukkan dengan Hz/GHz, semakin besar semakin cepat) dan produsen (Qualcomm, Intel, Mediatek, Nvidia, dsb.). Untuk grafik biasanya dia satu paket dengan produsen prosesornya (misalkan Adreno dengan Qualcomm snapdragon, powerVR dengan Intel, ULP dengan Nvidia, dsb.). Sedangkan RAM adalah besar kapasitas suatu sistem dalam menjalankan berbagai aplikasi (ditunjukkan dengan GB, lebih besar lebih bagus.

Untuk performa, kebanyakan orang biasanya menyesuaikan spesifikasi ini dengan tujuan kegunaan. Sebagai contoh, jika kita membutuhkan smartphone untuk bermain game berat, maka kita harus mencari processor (clock besar di atas 1,5 GHz, dual core atau lebih banyak), dan dengan memory di atas 1 Gb. Tentu saja spesifikasi tersebut harus didukung oleh memory internal (untuk menyimpan data permainan) dan baterai yang besar (agar tahan lama). Namun jika kita membutuhkan smartphone hanya untuk sms, nelfon, chating dan internet-an, maka kita hanya butuh spesifikasi yang biasa-biasa saja.

Fasilitas tambahan seperti kamera dan audio. Bagi penikmat multimedia, dan sebagian kalangan muda, dua fasilitas smartphone ini menjadi hal yang sangat penting. Bagi kalangan muda yang mempunyai hobby berfoto selfie, memiliki smartphone dengan kualitas kamera yang bagus merupakan sesuatu yang bersifat wajib. Kualitas kamera biasanya ditentukan oleh besarnya resolusi (MP, semakin besar semakin smoot), tipe kamera (biasanya yang suka selfie akan lebih memilih tipe kamera yang lebih wide) dan tipe sensor (menentukan ketajaman, komposisi, dan kemampuan menangkap cahaya). Begitu juga dengan penikmat musik yang harus memiliki smartphone dengan kualitas audio yang jernih dan komposisi suara yang detail.

Ukuran layar. Jika ada yang masih ingat di tahun 2004, kita mungkin cukup tahu dengan tren yang menyatakan bahwa semakin kecil sebuah handphone akan dinilai lebih baik. Sepuluh tahun berselang, filosofi itu malah menjadi berkebalikan. Tren yang berkembang sekarang adalah ukuran smartphone yang lebih besar menunjukkan kualitas yang lebih baik. Namun untuk masalah selera, tidak semua orang menyetujuinya. Ada yang berpendapat, lebih besar lebih baik, karena bisa memainkan permainan dengan lebih leluasa, membaca artikel dengan lebih jelas, dan berbagai alasan lain. Ada yang berpendapat, lebih kecil lebih baik, karena kemudahan dan keleluasaan dalam memasukkan dan mengeluarkan dari saku atau kemudahan dalam mengetik huruf-huruf yang ada di dalamnya. Semua orang boleh memiliki pendapatnya masing-masing. Semuanya dikembalikan kepada kebutuhan masing-masing.

Ukuran layar pada smartphone ditentukan dari diagonalnya (gsmarc.com)

Rajin-rajin membaca review yang ada diberbagai media informasi. Smartphone harga mahal, merek terkenal, spesifikasi yang lengkap dengan teknologi paling mutakhir, belum tentu memiliki kualitas yang bagus dan memuaskan konsumen. Rajin-rajin lah membaca review, baik yang ada di media cetak, maupun yang ada di internet. Cara paling mudah adalah membaca review di internet. Selain banyak sumber yang membahas review-review ter-update berbagai tipe smartphone, membaca review di internet tidak membutuhkan biaya yang mahal seperti halnya membeli majalah-majalah serupa. Situs-situs di internet yang biasa saya jadikan referensi adalah tabloidpulsa.co.id (media lokal), GSMArena (media internasional), dsb. Jangan lupa membaca kolom komentar yang ada di bawahnya. Biasanya banyak informasi-informasi tambahan berupa pengalaman-pengalaman dari beberapa konsumen termasuk ulasan-ulasan (positif dan negatif) terhadap suatu produk smartphone tertentu.

Survey harga pasaran. Survey harga bisa dilakukan di berbagai toko-toko konvensional seperti Roxy (Jakarta), Bandung Electronic Center (Bandung), bisa juga dilihat di situs-situs toko online seperti lazada.co.id, bhinneka.com, globalteleshop.com, okeshop.com, erafon.com, blibli.com, dsb. Survey ini bertujuan untuk membandingkan harga smarphone spesifikasi serupa namun dengan merk yang berbeda. Bisa juga membandingkan smartphone sama di berbagai toko yang berbeda. Biasakan untuk sering-sering memantau harga pasaran untuk mengetahui fluktuasi harga maupun promosi-promosi dari berbagai vendor ato toko-toko tertentu.

Demikian kiat-kiat yang ingin saya bagikan kepada teman-teman. Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat dan semoga bisa mendapatkan smartphone kualitas terbaik sesuai kebutuhan dan kemampuan.