Tips Mengecek Keaslian Foto pada Portal Berita Online

Perkembangan internet yang semakin pesat menyebabkan arus informasi menjadi semakin cepat diterima oleh khalayak netizen. Media-media sosial seperti facebook dan twitter menjadi alat yang efektif untuk menyebarkan informasi tersebut.

Namun dengan kemudahan akses informasi tersebut, kita juga harus berhati-hati dengan konten berita yang mereka tuliskan. Tidak semua konten berita yang mereka bagikan dibuat berdasarkan data yang valid. Ada beberapa konten yang memang sengaja dibuat untuk menggiring opini masyarakat, tanpa didukung dengan fakta yang sebenarnya.

Sebuah portal berita biasanya berisi tentang tulisan-tulisan yang dilengkapi dengan gambar-gambar. Tidak jarang, untuk menarik pembaca, portal-portal berita tersebut dibumbui dengan tulisan yang sedikit provokatif dan gambar-gambar yang dramatis. Hal ini dibuat dengan tujuan menarik minat pembaca. Tidak jarang, netizen yang membaca berita tersebut langsung terprovokasi dan tergerak, tanpa melakukan cek dan ricek, apakah informasi yang diberikat valid atau tidak.

Banyaknya netizen yang mudah terprovokasi dengan berita yang tidak berdasarkan fakta, membuat saya tergerak untuk membuat artikel ini. Terutama untuk portal-portal berita yang menyajikan gambar sebuah kejadian, namun tidak relefan dengan isi beritanya (gambar diambil dari sumber dan kejadian lain yang tidak berhubungan dengan isi berita).

Ketika ada sebuah gambar mengenai sebuah kejadian dimuat ke dalam berita, netizen yang cerdas tentu akan bertanya dan melakukan pencarian apakah gambar tersebut memang terjadi sesuai dengan isi yang ada di dalam berita, atau jangan-jangan gambar tersebut terjadi pada peristiwa lain dan pada waktu yang jauh lebih lama dari peristiwa yang ada di dalam berita tersebut. Ada beberapa cara mudah untuk mengetahui hal itu, salah satu caranya adalah dengan menggunakan web pencarian yang dinamakan TinEye.

TinEye1

TinEye merupakan sebuah web pencarian gambar yang berfungsi untuk melacak kapan sebuah gambar pertama kali diunggah. web ini juga memberikan informasi kepada kita, halaman web apa sajakah yang telah mengunggah foto tersebut berikut dengan keterangan waktunya. Kita juga bisa melihat konten berita asli dari gambar tersebut.

Dengan TinEye, kita bisa membandingkan gambar dan isi tulisan di sebuah portal berita yang kita baca dengan gambar dan isi berita aslinya, yaitu halaman web yang lebih dulu mengunggah gambar tersebut. Dengan begitu, kita bisa menilai apakah informasi yang ada di portal berita yang kita baca benar-benar sesuai dengan data dan kejadian yang valid, atau malah tidak sesuai dengan konten berita aslinya.

Cara kerjanya pun sangat mudah. Berikut ini merupakan beberapa langkah-langkah yang ditempuh dalam melacak sebuah gambar:

  1. Pilih dan buka portal berita yang ingin kita baca. Sebagai contoh, saya akan buka berita yang ada pada kompas.com tentang Nelayan Aceh yang berhasil menyelamatkan Pengungsi Rohingya d tengah laut. Berita tersebut memuat sebuah gambar yang memiliki keterangan “Rombongan Pengungsi Rohongya dari Bangladesh dan Myanmar mendarat di Langsa, Aceh pada hari Jum’at, 15 Mei 2015“.

    Gambar dari Pengungsi Rohingya, tertanggal Jum'at, 15 Mei 2015.

    Gambar dari Pengungsi Rohingya, tertanggal Jum’at, 15 Mei 2015 (kompas.com). Lihat keterangan dalam kotak berwarna merah.

  2. Klik kanan pada gambar, lalu pilih copy image location.

    Klik kanan pada gambar, lalu "Copy Image Location".

    Klik kanan pada gambar, lalu “Copy Image Location”.

  3. Buka TinEye.com, lalu masukan URL gambar yang tadi sudah dicopy dengan cara klik kanan kolom “Enter image adress”, lalu paste. Kemudian klik “Search“.TinEye
  4. Tunggu beberapa saat hingga hasilnya muncul. Setelah itu pilih sort by Oldest. Dengan begitu, maka gambar yang pertama muncul adalah gambar yang memiliki waktu unggah terlama/tertua (pertama kali diunggah).

    Hasil pencarian dari TinEye

    Hasil pencarian dari TinEye

  5. Setelah itu, buka tautan link URL yang ditampilkan, dan bandingkan dengan konten berita yang sedang kita baca. Berdasarkan hasil pencarian di TinEye, gambar Pengungsi Rohingya ternyata pertama kali diunggah pada tanggal 10 Mei 2015 oleh www.publimetro.co, portal berita berbahasa latin. Kemudian pada tanggal 11 Mei 2015 kembali diunggah oleh dailymail.co.uk. Kedua portal tersebut menampilkan keterangan “Pengungsi Rohingya yang berasal dari Myanmar dan Bangladesh menunggu perlindungan di Matang Raya, Baktya, Aceh Utara, tertanggal 10 Mei 2015“.Pengungsi Rohongya - Dailymail
  6. Kesimpulan dari contoh berita tersebut, konten berita yang terdapat pada kompas.com mungkin saja valid. Walaupun isi berita agak berbeda dari dailymail atau publimetro, namun isi berita masih bisa dipertanggungjawabkan karena berdasarkan penuturan dari sumber langsung, yaitu nelayan asal Langsa dan salah satu pengungsi secara langsung. Namun sayang, kompas.com memuat gambar yang tidak sesuai dengan sumber aslinya.
  7. Foto asli menampilkan keterangan bahwa pengungsi Rohingya sedang menunggu perlindungan di Matang Raya, tertanggal 10 Mei 2015. Sedangkan di Kompas, foto tersebut menampilkan keterangan bahwa pengungsi Rohingya mendarat di Langsa, Aceh, tertanggal 15 Mei 2015. Dua buah foto yang identik, namun memiliki keterangan yang berbeda? Salah satunya jelas tidak valid. Untuk keterangan tempat mungkin masih bisa dimaklumi (jika Langsa dan Matang Raya ada di wilayah yang berdekatan) atau bisa jadi wartawan mancanegara tidak begitu tahu tentang lokasi di Aceh. Namun keterangan tanggal jelas merupakan sebuah hal yang mutlak harus sama karena memberikan informasi kapan foto itu diambil.

Demikian penjelasan dari saya. Silahkan teman-teman coba sendiri di rumah dengan contoh berita yang lain dan jadilah netizen yang cerdas. Semoga bermanfaat.