6 Smartphone Xiaomi yang Dirilis Tahun 2015

Kesuksesan Xiaomi pada tahun 2014 dengan angka penjualan global mencapai 61 juta unit dan menembus lima besar produsen smartphone dunia, tidak lantas membuat Xiaomi berpuas diri. Bahkan untuk tahun 2015 Xiaomi memiliki target lebih ambisius, yaitu mencoba untuk merusak dominasi Apple iphone di beberapa negara. Beberapa smartphone level entri, hingga kelas flagship telah disiapkan oleh Xiaomi.

Logo Xiaomi. Logo telah dimanipulasi di atas permukaan kayu. (antyweb.pl).

Logo Xiaomi. Logo telah dimanipulasi di atas permukaan kayu. (merupakan creative design yang dipublikasikan pertama kali pada laoyaoba.com, 21 Februari 2013).

Pada tahun 2015 ini, setidaknya ada tujuh smartphone yang telah/akan menghiasi pasaran smartphone di seluruh dunia, yaitu Redmi 2, Mi Note, Mi Note Pro, Redmi 2A, Redmi Note 2 dan Xiaomi Mi5. Tiga di antaranya sudah dirilis pada awal tahun ini. Berikut ini akan saya sebutkan dan jelaskan satu per satu kelima smartphone tersebut secara lebih detail.

Xiaomi Redmi 2

Melanjutkan kesuksesan smartphone kelas entri pada smartphone terdahulu, Redmi 1 dan Redmi 1s, kini Xiaomi ingin melanjutkan kesuksesan dengan mengeluarkan Xiaomi Redmi 2. Redmi 2 memiliki koneksi dual SIM yang keduanya sudah didukung dengan jaringan 4G.

Redmi 2. (www.mi.com)

Redmi 2. (Gambar telah dimodifikasi. Pertama kali dipublikasikan pada mi.com pada tanggal 15 Januari 2015)

Smatphone ini dibalut dengan casing berbahan plastik dengan berbagai pilihan warna. Di sisi layar, Redmi 2 menggunakan layar IPS berukuran 4,7 inchi dengan resolusi 1280 x 720 dengan kerapatan 312 PPI. Layar pada smartphone ini telah dilindungi oleh anti gores AGC Dragontrail. Meskipun tipis, lapisan ini mampu melindungi layar dari goresan secara efektif.

Untuk performa, Redmi 2 dipersenjatai dengan prosesor 64 bit Qualcomm Snapdragon 410 quad-core 1,2 GHz, GPU Andreno 306 dan RAM 1 GB. Redmi 2 didukung dengan ruang penyimpanan internal sebesar 8 GB yang bisa ditambah dengan SD Card hingga 32 GB. Performa perangkat keras tersebut akan semakin optimal jika dijalankan dengan desain antarmuka MIUI 6 yang berbasis Android v4.4.4 Kitkat.

Untuk kamera, Redmi 2 dilengkapi dengan kamera 8 MP di bagian belakang dan 2 MP di bagian depan. Kamera ini juga mampu merekam video berukuran 720p. Kamera ini juga dipersenjatai dengan teknologi BSI (backside Illuminati) yang mampu meningkatkan kualitas gambar pada kondisi rendah cahaya.

Smartphone ini sebenarnya resmi dirilis di China pada bulan Januari 2015. Namun untuk Indonesia, Redmi 2 baru bisa dijual secara masal pada tanggal 8 April 2015 oleh Lazada, satu-satunya pemegang hak distribusi resmi Xiaomi di Indonesia. Xiaomi memang hanya menggunakan metode online dalam menjual setiap produknya. Di Lazada, biasanya produk ini dijual dengan metode flash sale atau hanya dijual pada saat waktu-waktu tertentu. Tidak heran jika saat promo penjualan mulai dibuka, beberapa puluh ribu unit Xiaomi langsung ludes dalam waktu hanya beberapa jam.

Redmi 2 dijual dengan harga Rp. 1.599.000,-. Jika anda ingin membeli smartphone ini, anda harus menunggu program flash sale Lazada yang akan dibuka kembali pada tanggal 23 April 2015.

Xiaomi Mi Note

Tantangan Xiaomi kepada Apple dan Samsung nampaknya tidak main-main. Pada bulan Januari 2015 lalu, Xiaomi telah merilis dua buah smartphone di kelas phablet, yang salah satunya dinamakan sebagai Xiaomi Mi Note.

Xiaomi Note

Xiaomi Note (Sumber tidak diketahui. Gambar ini telah dipublikasikan berulang kali oleh berbagai situs sejak 15 Januari 2015)

Untuk produk Xiaomi yang satu ini, awalnya saya sempat bingung dengan produk Xiaomi lain yang telah dirilis lebih dulu karena memiliki nama yang sama: Redmi Note. Namun setelah saya teliti lebih lanjut, ternyata kedua jenis smartphone itu memang dikelompokkan ke dalam seri yang berbeda dan segmen yang berbeda pula.

Mi Note merupakan sebuah smartphone yang termasuk ke dalam seri Mi phablet. Berdasarkan spesifikasi perangkat keras yang tertanam di dalamnya, Mi Note memang sengaja dibuat untuk kalangan menengah ke atas. Sedangkan Redmi Note merupakan salah satu smartphone yang tergabung ke dalam seri Redmi, yang sudah sangat familiar di kalangan masyarakat sebagai smartphone untuk segmen menengah ke bawah.

Desain bagian luar Mi Note dibalut dengan material berbahan logam di bagian tepi dan bahan gelas di bagian belakang. Mi Note mempunyai dimensi bodi 155.1 x 77.6 x 7 mm dengan layar berukuran diagonal 5,7 inci dan resolusi 1080 x 1920 pixels atau setara dengan 386 PPI.

Mi Note dilengkapi dengan prosesor Qualcomm MSM8974AC Snapdragon 801 Quad-core 2.5 GHz Krait 400, GPU Andreno 330 dan RAM 3 GB. Untuk slot penyimpanan, Xiaomi memberikan dua pilihan yaitu 16 GB dan 64 GB, namun tidak ada pilihan ekspansi dengan memory eksternal. Mi Note dijalankan dengan desain antarmuka MIUI 6 yang berbasis Android v4.4.4 Kitkat (gsmarena/Mi Note Spesifikasi).

Pada tanggal 20 Maret 2015 muncul sebuah rumor bahwa Mi Note ini telah didaftarkan ke sertifikasi dari Ditjen IT yang menandakan bahwa smartphone ini kemungkinan akan masuk ke Indonesia. Hal ini juga didukung dengan pernyataan Hugo Barra, Wakil Presiden Xiaomi untuk urusan Internasional. Hugo menyatakan bahwa Mi Note kemungkinan memang akan hadir di Indonesia, namun Hugo belum bisa memastikan kapan tanggal peluncuran Mi Note secara resmi di Indonesia (Okezone).

Xiaomi Mi Note Pro

Xiaomi Mi Note Pro merupakan saudara kembar dari Mi Note yang memang sengaja dirilis dalam waktu yang bersamaan. Desain bagian luarnya pun sama. Yang membedakan adalah perangkat keras yang tertaman di dalamnya.

Mi Note mempunyai dimensi bodi 155.1 x 77.6 x 7 mm dengan layar berukuran diagonal 5,7 inci dan resolusi 1440 x 2560 pixels atau setara dengan 515 PPI.

Mi Note Pro. Memiliki penampilan luar yang hampir sama dengan Mi Note.

Mi Note Pro. Memiliki penampilan luar yang hampir sama dengan Mi Note. (Sumber tidak diketahui. Gambar ini telah dipublikasikan berulang kali oleh berbagai situs sejak 15 Januari 2015)

Mi Note Pro dibekali dengan perangkat keras yang lebih tangguh dari Mi Note. Mi Note Pro menggunakan prosesor Qualcomm MSM8994 Snapdragon 810 Quad-core 1.5 GHz Cortex-A53 dan Quad-core 2 GHz, GPU Andreno 430 dan RAM 4 GB. Mi Note Pro menyiapkan slot penyimpanan 64 GM, namun tidak ada slot untuk memory eksternal (gsmarena.com/Mi Note Pro spesifikasi).

Mi Note dijalankan dengan desain antarmuka MIUI 6 yang berbasis Android v5.0.1 Lollipop.

Sama halnya seperti saudara kembarnya, Mi Note Pro telah dikonfirmasi akan masuk ke Indonesia, walaupun kepastian tanggalnya belum ditentukan. Yang pasti, Mi Note Pro akan hadir bersamaan dengan saudara kembarnya, Mi Note.

Xiaomi Redmi 2A

Setelah Redmi 2 resmi dirilis pada Januari 2015, varian lain dari Redmi 2 kembali dirilis pada bulan Maret 2015. Smartphone ini diberi nama Redmi 2A. Redmi 2S memang desain bagian luar yang sama dengan Redmi 2, namun memiliki perbedaan yang sangat mencolok di bagian perangkat keras.

Xiaomi Redmi 2A

Xiaomi Redmi 2A (Gambar telah dimodifikasi. Pertama kali dipublikasikan pada mi.com pada tanggal 15 Januari 2015)

Redmi 2 dipersenjatai dengan prosesor Leadcore L1860C Quad-core 1,5 GHz, GPU Mali-T628 MP2 dan RAM 1 GB. Redmi 2 didukung dengan ruang penyimpanan internal sebesar 8 GB yang bisa ditambah dengan SD Card. Redmi 2A dijalankan dengan desain antarmuka MIUI 6 yang berbasis Android v5.0.1 Lollipop (gsmarena.com/Redmi 2A spesifikasi).

Meskipun sudah dirilis secara resmi pada bulan Maret 2015 kemaren, namun belum ada konfirmasi apakah smartphone ini akan dipasarkan juga di Indonesia. Redmi 2A versi internasional telah dipasarkan di India dengan bandrol seharga US$97 atau sekitar Rp. 1.300.000,- (gsmarena.com/Redmi 2A harga).

Xiaomi Redmi Note 2

Sukses dengan penjualan smartphone Redmi Note, kini Xiaomi dirumorkan akan kembali meluncurkan smartphone penerusnya yang bernama Redmi Note 2. Kehadiran Redmi Note 2 memang belum secara resmi dirilis oleh Xiaomi. Namun kabar kehadiran smartphone ini memang sudah banyak diperbincangkan di situs-situs terkenal.

Sama seperti pendahulunya, desain bagian luar Redmi Note 2 dibalut dengan material berbahan plastik. Redmi Note 2 mempunyai dimensi bodi 154 x 78.7 x 9.5 mm dengan layar berukuran diagonal 5,5 inci dan resolusi 720 x 1280 pixels atau setara dengan 267 PPI (gsmarena.com). Namun menurut informasi yang saya dapatkan dari situs lain, Redmi Note 2 memiliki resolusi 1080 x 1920 pixels atau setara dengan 401 PPI (phonearena.com).

Berdasarkan rumor yang saya rangkum dari berbagai sumber, Redmi Note 2 dipersenjatai dengan tiga kemungkinan prosesor yang berbeda, yaitu Snapdragon 410 Quad-core 1,2 GHz, RAM 2 GB dan memori internal sebesar 8 GB (gsmarena.com/Redmi Note 2 Spesifikasi). Namun dari sumber lain, Redmi Note 2 menggunakan prosesor Snapdragon 615 Octa-core (1,7 GHz + 1,0 GHz)/MediaTek MT6752 Octa-core 1,7GHz, RAM 2 GB dan memori internal sebesar 16 GB (phonearena.com/Redmi Note 2 Spesifikasi).

Rumor seputar rencana perilisan Redmi Note 2 memang belum dikonfirmasi secara langsung oleh Xiaomi. Namun melihat hasil penjualan Redmi Note pendahulunya, sepertinya kehadiran Redmi Note 2 memang layak untuk dinantikan.

Xiaomi Mi5

Satu lagi smartphone flagship yang akan dijadikan andalan oleh Xiaomi. Xiaomi Mi5 merupakan penerus untuk jajaran smartphone flagship di seri Mi. Sempat dikabarkan akan dirilis pada bulan Januari 2015, kehadiran Mi5 akhirnya mengalami penundaan. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Mi5 akan dirilis pada kuarter empat (Q4) tahun 2015 (gizmochina.com).

Foto Xiaomi Mi5 (Pertama kali dipublikasikan pada web en.miui.com, 18 Agustus 2014.)

Foto Xiaomi Mi5 (Pertama kali dipublikasikan pada web en.miui.com, 18 Agustus 2014)

Berdasarkan foto yang sempat terkuak, Mi5 memiliki desain dengan ukuran bezel yang sangat tipis. Mi5 memiliki layar berukuran diagonal 5,5 inci dan resolusi 1440 x 2560 pixels atau setara dengan 534 PPI.

Berdasarkan informasi dari Gsmarena, Mi5 dipersenjatai dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 805 Quad-core 2,7 GHz Krait 450, GPU Adreno 420 dan RAM 3 GB. Mi5 didukung dengan ruang penyimpanan internal sebesar 32 GB tanpa didukung dengan slot SD Card. Mi5 dijalankan dengan desain antarmuka MIUI 6 yang berbasis Android v5.0.1 Lollipop (gsmarena/Mi5 Spesifikasi).

Dengan melihat beberapa penundaan yang dilakukan oleh pihak Xiaomi dan dengan waktu perilisan yang masih relatif lama (Q4 2015), ada kemungkinan bahwa Xiaomi akan melakukan perbaikan dan penyesuaian pada perangkat keras dan lunak yang nanti akan dibenamkan ke dalam Mi5.

Ringkasan

Dua varian smartphone di seri Redmi yang dibuat untuk segmen pasar menengah ke bawah dan dua varian smartphone di seri Mi Phablet untuk segmen menengah ke atas, sudah berhasil dirilis oleh Xiaomi pada awal tahun 2015. Dua varian lainnya dirumorkan untuk menyusul pada waktu yang belum dikonfirmasi secara jelas oleh pihak Xiaomi.

Sejumlah smartphone Xiaomi yang sudah dirilis, kini telah siap bersaing dengan jajaran smartphone merk lain di pasaran dunia, termasuk Indonesia. Setiap orang tentu saja mempunyai selera dan pertimbangan yang berbeda dalam memutuskan untuk membeli sebuah smartphone. Namun spesifikasi yang ditawarkan Xiaomi sangat layak untuk dijadikan pertimbangan dan alternatif untuk dijadikan smartphone pilihan anda. Semogaa informasi yang saya paparkan mampu menjadi referensi anda dalam memilih smartphone. Salam!

Sumber: gsmarena, phonearena, okezone.

Fenomena Xiaomi : From Zero to Guinness World Record

Siapa yang saat ini tidak tahu Xiaomi? Sebuah merk smartphone yang mengusung spesifikasi tingkat tinggi namun tetap dengan harga bersahabat ini, kini semakin populer saja di kalangan pengguna smartphone di dunia, termasuk Indonesia. Hanya kurang dari lima tahun sejak berdiri pada tahun 2010, Xiaomi sudah menjelma sebagai 5 merk smartphone dengan penjualan terbanyak di dunia. Bahkan berita terakhir menyebutkan bahwa Xiaomi telah memecahkan sebuah rekor penjualan dan mencatatkan namanya di Guinness World Record.

Logo Xiaomi. Logo telah dimanipulasi di atas permukaan kayu. (antyweb.pl).

Logo Xiaomi. Logo telah dimanipulasi di atas permukaan kayu. (antyweb.pl).

Jika kita flash back beberapa tahun silam, sebagian orang mungkin tidak mengetahui keberadaan merk smartphone yang bernama Xiaomi. Dilihat dari namanya, orang pasti sudah akan bisa menebak bahwa smartphone ini berasal dari China. Awalnya orang mungkin akan menganggap Xiaomi sebagai smartphone yang murah dengan kualitas biasa. Anggapan tersebut memang ada benarnya, namun tidak sepenuhnya benar.

Anggapan bahwa semua hal yang berhubungan dengan China pasti berkualitas jelek adalah salah. China merupakan negara pusat perakitan berbagai macam alat elektronik merk ternama dunia. reputasi China sebagai pusat kegiatan produksi eletronik, termasuk smartphone, sudah tidak boleh dipandang sebelah mata. Merk-merk ternama seperti Samsung, Motorola dan Iphone merakit smartphone mereka di china.

Tidak mau hanya dijadikan sebagai tempat perakitan, China ternyata telah melahirkan beberapa produsen lokal yang siap bersaing di pasar smartphone secara global. Bahkan beberapa diantaranya seperti Oppo, Lenovo, ZTE dan Huawei sudah memiliki reputasi bagus di pasaran dunia. Dan belakangan, nama Xiaomi juga ikut masuk ke jajaran perusahaan China dengan reputasi mendunia, dengan waktu sekejap dan beberapa prestasi yang mencengangkan.

Sejarah Perkembangan Xiaomi

Lei Jun, Founder and CEO Xiaomi, (blog.blouinnews.com. Foto asli diambil oleh Jason Lee/Reuters, 2013).

Lei Jun, Founder and CEO Xiaomi (blog.blouinnews.com. Foto asli diambil oleh Jason Lee/Reuters, 2013).

Xiaomi didirikan di China pada bulan April 2010 oleh Lei Jun (Ex-CEO Kingsoft) beberapa pengusaha lainnya. Pada awal-awal operasional, Xiaomi memperoleh pendanaan dari beberapa investor besar seperti Temasek Holding (BUMN-nya Singapura), IDG Capital and Qiming Venture Partners (China), dan perusahaan prosesor mobile paling ternama, Qualcomm. Pada Agustus 2010, Xiaomi telah meluncurkan firmware berbasis Android yang dinamakan MIUI.

Pada Agustus 2011, Xiaomi meluncurkan smartphone pertamanya yang diberi nama Mi1 (Mi One). Tidak tanggung-tanggung, Xiaomi membenamkan prosesor Qualcomm Snapdragon dual-core 1,5 GHz ke dalam Mi One. Sebuah prosesor yang diyakini sebagai prosesor mobile tercepat pada waktu itu. Dan hebatnya lagi, spesifikasi mumpuni yang dimiliki Mi One ditawarkan ke pasar dengan harga yang sangat murah.

Hingga saat ini, Xiaomi telah berhasil meluncurkan berbagai macam jenis smartphone yang terbagi ke dalam dua seri yang berbeda, yaitu:

  • Xiaomi Mi : Mi1 (2011), Mi1S (2012), Mi2 (2012), Mi2S (2013) , Mi2A (2013), Mi3 (2013), Mi4 (2014).
  • Mi Note : Mi Note (2015), Mi Note Pro (2015), Mi Note Plus (2015).
  • Xiaomi Redmi : Redmi 1 (2013), Redmi 1S (2014), Redmi Note 4G (2014), Redmi 2 (2015).

Pada tahun 2013, Hugo Barra (Ex-Google Executive) direkrut oleh Xiaomi sebagai Vice President. Perekrutan ini menjadi petanda bahwa Xiaomi sudah mulai bersiap untuk melakukan ekspansi ke luar negeri. Ekspansi yang pertama kali dilakukan adalah melakukan penjualan di negara sekitar seperti Hongkong dan Taiwan.

Hugo Barra, Xiaomi Vice President of International. (digit.in)

Hugo Barra, Xiaomi Vice President of International. (digit.in)

Pada awal tahun 2014, Xiaomi membuka kantor resmi di Singapura. Pendirian kantor ini menjadi petanda bahwa Xiaomi sudah mulai melirik pasaran di Asia Tenggara. Keputusan Xiaomi untuk membuka kantor di Singapura akhirnya berbuah manis. Smartphone buatan mereka laris manis di negara tersebut. Kemudian Xiaomi melanjutkan ekspansinya ke Malaysia, Filipina, India dan hingga akhirnya sampai juga ke Indonesia pada bulan Agustus 2014.

Pada tahun 2015, Xiaomi berencana untuk menancapkan kukunya lebih dalam di India, dengan target yang tidak main-main: mengalahkan dominasi Apple dan Samsung. Setelah itu, Xiaomi sudah mulai melirik ke pasaran Brazil, Rusia, Amerika dan Eropa (Kristijan Lucic/androidheadline).

Peningkatan Angka Penjualan yang Begitu Signifikan

Xiaomi Mi1 menawarkan sebuah paket smartphone dengan spesifikasi tinggi dan harga yang sangat murah. Dengan dua komposisi tersebut, kehadiran smartphone ini berhasil menyedot perhatian banyak orang di China. Pada awal peluncurannya, smartphone ini berhasil menerima 300.000 pre-order dalam waktu hanya 34 jam.

Pada tahun-tahun berikutnya, Xiaomi telah berhasil menciptakan beberapa smartphone penerus yang masih dengan filosofi yang sama, yaitu mengusung smartphone dengan spesifikasi tinggi, namun dengan harga yang tetap terjangkau.

Angka penjualan pun meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2012, Xiaomi telah berhasil menjual sebanyak 7,2 juta unit smartphone. Pada tahun ini, Xiaomi sudah mulai menyita perhatian dunia. Pada tahun 2013, para pengguna smartphone dari berbagai penjuru dunia sudah mulai melirik smartphone besutan Xiami tersebut. Meskipun belum secara resmi meluncurkan versi internasional, namun Xiaomi sudah banyak dipesan oleh pecinta smartphone dari penjuru dunia. Angka penjualan pun berhasil meningkat secara signifikan. Sebanyak 18,7 juta unit smartphone telah berhasil dikapalkan ke seluruh penjuru dunia.

Angka penjualan smartphone skala global. Xiaomi mulai masuk ke jajaran 5 besar (marking hijau) smartphone dengan penjulan terbaik sejak kuartal kedua tahun 2014. (diambil dari berbagai sumber).

Angka penjualan smartphone skala global. Xiaomi mulai masuk ke jajaran 5 besar (marking hijau) smartphone dengan penjulan terbaik sejak kuartal kedua tahun 2014. (data diambil dari berbagai sumber).

Mimpi besar Xiaomi untuk menjadi pemain besar smartphone secara global nampaknya hampir terwujud. Pada tahun 2014, penjualan smartphone ini jauh melejit meninggalkan catatan penjualan di tahun-tahun sebelumnya. Hugo Barra mengklaim bahwa pada tahun 2014 Xiaomi berhasil melakukan penjualan sebanyak 61 juta unit smartphone.

Angka yang diperoleh pada tahun 2014 tersebut berhasil menempatkan Xiaomi ke dalam 5 besar jajaran produsen smartphone terbesar di dunia. Xiaomi memperoleh angka penjualan global sebanyak 4.9% dan hanya kalah dari produsen smartphone besar lainnya seperti Samsung, Apple, Huawei dan Lenovo. Meskipun hanya berada di peringkat 5, namun Xiaomi layak berbangga diri karena telah berhasil mengalahkan pemain-pemain lama seperti Sony dan LG.

Mencatatkan Nama Xiaomi di Guinness World Record

Nama Xiaomi ternyata tidak hanya menggegerkan dunia dengan prestasi penjualannya yang melejit begitu cepat. Pada 9 April 2015, Guiness World of Record telah mengumumkan bahwa Xiaomi telah memecahkan rekor penjualan smartphone.

Jajaran Direksi Xiaomi sedang menunjukkan piagam dari Guinness World Record. (gizchina.com.

Jajaran Direksi Xiaomi sedang menunjukkan piagam dari Guinness World Record. (gizchina.com).

Guinness World Record telah mengkonfirmasi bahwa Xiaomi telah berhasil melakukan penjualan sebanyak 2,1 juta unit smartphone (2.112.010 unit) hanya dalam waktu 24 jam dan hanya dilakukan dengan metode penjualan online. Luar biasa! Sebuah awal yang sangat baik untuk Xiaomi di awal tahun 2015.

Catatan penjualan smartphone 2,1 juta unit dalam waktu 24 jam ini hakekatnya masih kalah dengan catatan yang diukir oleh Apple, yaitu 4 juta unit dalam jangka waktu yang sama. Namun, Guinness mencatatkan nama Xiaomi sebagai pemegang rekor hanya untuk satu metode penjualan, yaitu dengan penjualan online. Sedangkan angka 4 juta yang berhasil dicapai oleh Apple merupakan hasil penjualan yang dilakukan dengan dua metode, yaitu metode online dan metode fisik melalui toko-toko retail. (Jason Hall/Digital Trend).

Target Xiaomi di 2015

Apakah pencapaian rekor di awal tahun 2015 ini akan menjadi petanda bagi Xiaomi untuk kembali menembus lima besar produsen smartphone dengan angka penjualan tertinggi? CEO Xiaomi, Lei Jun menyatakan bahwa tahun ini, Xiaomi merasa siap untuk menjadi penantang serius untuk Apple Iphone dalam hal angka penjualan.

Apakah tantangan Lei Jun akan menjadi kenyataan atau hanya sebagai gertakan sambal semata? Mengingat angka penjualan Apple pada tahun 2014 (15,78% global) memiliki jumlah 3 kali lebih besar dari angka penjualan Xiaomi di tahun yang sama (hanya 4,91% global). Pepatah lama mengatakan bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini.

Dengan pencapaian Xiaomi di awal tahun 2015, rasa-rasanya peluang Xiaomi untuk menjadi penantang serius akan semakin terbuka. Dan Xiaomi sepertinya tidak main-main. Jika target ekspansi ke berbagai negara seperti Asia Tenggara, Russia, Brazil, Amerika dan Eropa tidak ada kendala berarti, peningkatan angka penjualan di 2015 sepertinya bukan hal yang tidak mungkin.

Demikian ulasan mengenai Xiaomi dari saya, semoga informasi yang saya berikan bisa bermanfaat untuk siapa pun yang membacanya.

Sumber: Gizchina, Detik, Guinness World, Wikipedia, digitaltrend, Androidhadlines.